DPR Apresiasi Kebijakan Pemerintah Terapkan Tarif Nol Untuk Produk Palestina

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf. (foto: ist)

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf. (foto: ist)

JAKARTA, DJOURNALIST.com – Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf mengapresiasi kebijakan pemerintah Indonesia yang telah menetapkan tarif nol untuk beberapa produk Palestina yang masuk ke pasar Indonesia.

“Saya kira, zero tariff untuk Palestina ini luar biasa, dengan adanya zero tariff ini produk Palestina bisa lebih kompetitif,” papar Nurhayati kepada Parlementaria di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu 10 Januari 2018.

Politisi F-Demokrat ini menambahkan, kebijakan tersebut adalah bentuk konsistensi dan kepedulian Indonesia terhadap Palestina. Sebelumnya, sambung Nurhayati, selain tarif nol, delegasi Indonesia juga pernah mengusulkan supaya negara-negara Islam di middle east berbagi atau sharing Zakat, Infaq dan Sedekah kepada Palestina.

“Sebab, mereka butuh banyak dukungan, tidak hanya dukungan moril tetapi juga dukungan finansial,” pungkas politisi asal dapil Jawa Timur itu.

Sebagaimana diketahui, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan kebijakan zero tariff tersebut mulai berlaku pada tahun ini. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan Indonesia untuk meningkatkan perekonomian Palestina.

Selain itu, pada tahun ini, Pemerintah juga akan meningkatkan kerja sama dalam desalinasi air dan kesehatan dengan Palestina. (**)