Abraham Samad Siap Wakafkan Hidupnya Untuk Indonesia

Abraham Samad Siap Wakafkan Hidupnya Untuk Indonesia

Abraham Samad Siap Wakafkan Hidupnya Untuk Indonesia.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Mengawal niat untuk maju sebagai pemimpin bangsa, Abraham Samad, mencoba melakukan perjalan ke seluruh wilayah Indonesia dan mengamati potensi masyarakat lewat panggung pendidikan. Alhasil Abraham Samad merasa bahwa masyarat membutuhkan sosok dirinya untuk memimpin bangsa.

“Pada intinya saya selama ini melakukan perjalanan keseluruh Indonesia lewat pendidikan, memberikan pendidikan dan edukasi integritas diseluruh kampus dan selama dalam perjalanan itu saya mendapatkan makna, bahwa begitu banyak masyarakat menginginkan saya kembali memberikan kontribusi, memberikan sumbangsi yang besar bagi negeri ini,” kata Abraham dalam sesi jumpa pers dalam Deklarasi Calon Presiden, Senin 7 Mei 2018.

Keputusan untuk menerima amanah besar dari Rakyat Indonesia, benar-benar dilaluinya dengan berbagai pertimbangan. Mulai dari berdiskusi dan meminta saran dari ortang-orang terdekat, hingga memohon restu dari yang Maha Kuasa. Dalam hal ini, Abraham Samad, siap mewakafkan seluruh hidupnya untuk mengabdi kepada Indonesia.

Dalam kesempatan ini pula, Abraham mengatakan bahwa hingga saat ini, Ia masih melakukan koordinasi secara intensif dengan partai politik. Meski demikian, Abraham Samad, masih mencari kesamaan visi dan misi dengan Parpol yang ada di Indonesia.

“Kami sudah menjalin komunikasi dengan beberapa partai politik berdialog dan berdiskusi untuk menemukan satu titik visi dan misi ingin membangun negeri ini jauh lebih baik. Oleh karena itulah diskusi masih akan terus kita lanjutkan, agar supaya kita menemukan satu titik terang bagaimana cara kita bisa memperbaiki negeri ini,” ungkapnya.

Ia menyayangkan jika dari 260 juta penduduk Indonesia, hanya ada dua atau tiga orang saja yang punya keinginan untuk memimpin bangsa.

“Jika anda bertanya bahwa capres cuma dua, maka saya bilang begini. Penduduk Indonesia itu hampir 300 juta, sekitar 260 juta dari Sabang sampai Merauke, alangkah sedihnya indonesia ini kalau orang-orang Indonesia itu hanya dua tiga orang yang bisa menjadi calon pemimpin bangsa ini,”ucapnya.

“Saya yakin seluruh teman-teman yang ada di tempat ini, juga punya kemampuan dan punya kapasitas memimpin negeri ini, tinggal apakah anda mau menerima amanah dari rakyat yang sedang memberikan anda banyak harapan,”dia menambahkan.(**)